Bab 2 : Langkah-Langkah Penelitian Geografi

A. Penelitian Geografi 
1. Pengertian Penelitian
    Penelitian merupakan penyelidikan dan pengujian yang kritis gunaa menanggapi dan memecahkan masalah (Kartini Kartono: 1983). Sedangkan Penelitian geografi yaitu kegiatan ilmiah yang dilakukan dengan langkah-langkah secara didtematis untuk memecahkan suatu permasalahan geografi yang meliputi ruang sebagai region sebagai objek penelitian.

2. Jenis-Jenis Penelitian

a. Berdasarkan Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian dapat dibedakan ke dalam beberapa bentuk.
1) Penelitian Dasar
2) Penelitian Terapan
3) Penelitian Evaluaatif

b. Berdasarkan Metode Penelitian
Berdasarkan metodenya, penelitian dapat dibedakan kedalam dua jenis yaitu:
1) Penelitian Kuantitatif
Berbagai Penelitian kuantitatif
a. Penelitian Eksploratif
b. Penelitian Deskriptif
c. Penelitian Eksplanatoris
d. Penelitian Survei
e. Penelitian Eksperimen
f. Penelitian Expost-Facto (Penelitian Komparatif)
g. Penelitian Korelasional

2) Penelitian Kualitatif
Berikut ini berbagai jenis penelitian kualitaatif.
a. Biografi
b. Fenomenologi
c. Grounded Theory
d. Etnografi
e. Studi Kasus

B. Metode Analisis Geografi
Berikut ini adalah berbagai macam metode analisis geografi.
1) Berkaitan dengan Eksistensi Populasi
a. Metode Penelitian Sensus
b. Metode Penelitian Studi Kasus
c. Metode Penelitian Sampling
2) Berkaitan dengan Karakteristik Objek Penelitian
a. Metode Survei
b. Metode Historis
c. Metode Eksperimental
3) Berkaitan dengan Analisis Data
a. Pendekatan Kualitatif
b. Pendekatan Kuantitatif
c. Pendekatan Gabungan Kualitatif dengan Kuantitatif

    Setelah mengetahui beberapa macam metode analisis geografi, langkah selanjutnya adalah menentukan jawaban sementara atau dugaan jawaban terhadap pertanyaan tersebut. Dalam metode ilmiah, dugaan jawaban disebut hipotesis (jawaban yang masih dangkal dan perlu diuji kebenarannya)
    Syarat yang harus fimiliki oleh suatu hipotesis yang baik yaitu sebagai berikut.
1. Dapat di percaya dan masuk akal
2. Merupakan ungkapan keteraturan pikiran
3. Memberikan peluang untuk pengujian empiris.
    Tidak semua penelitian membutuhkan hipotesis, Penelitian yang membutuhkan hipotesis adalah penelitian yang menggunakan beberapa variabel dan saling berhubungan. Sedangkan penelitian yang tidak membutuhkan hipotesis adalah penelitian yang menghasilkan rancangan.
    Manfaat hipotesis adalah memeberikan batasan penelitian, menyatakan hubungan, dan sebagai panduan dalam penelitian. Adapun ciri hipotesis yang baik adalah dinyatakan dalam kalimat yang tegas dan dapat diuji secara alamiah serta sebagai dasar dalam merumuskan hipotesis yang kuat.
    Dasar merumuskan hipotesis adalah dengan berdasarkan teori atau perdasarkan penelitian terdahulu. Hipotesis terdiri dari tiga macam yaitu sebagai berikut.
1. Hipotesis Deskriptif
Pada hipotesis ini penelitian hanya melihat gambaran objek, misalnya data pelayanan kepada konsumen, kebersihan, kinerja keuangan, dsb.
Contoh:
a. Pelayanan Rumah Sakit Sakitan tidak memuasskan.
b. Kinerja Keuangan Bank Krut Baik.
2. Hipotesis Komparatif
Hipotesis Komparatif dilakukan juka dihadapi dua objek penelitian sekaligus dan oenelitian ini sengaja dilakukan untuk perbandingan, misalnya mutunya, kinerjanya, semangat kerjanya dsb
Contoh:
a. SMA Wijaya lebih bermutu dibandingkan dengan SMA Bakti
b. Semangat Kerja karyawan PT Mencari Cinta Sejati lebih tinggi dibandingkan dengan semangat kerja karyawan PT Mencari Sahabat Sejati
3. Hipotesis Asosiatif
Hipotesis ini digunakan untuk meneliti pengaruhperubahan satu variabek terhadap variabel yang lainnya.
Contoh:
a. Kepuasan pasian berpengaruh terhadap loyalitas pasien
b. Jumlah nasabah berpengaruh terhadap kinerja keuangan Koperasi Zebra
  Dua bentuk hipotesis yang sering digunakan di dalam penelitian yaitu sebagai berikut.
1. Hipotesis Nol (Ho)
Hipotesis yang menyatakan hub, atau pengaruh antarvariabel sama dengan nol. Atau dengan kata lain, tidak ada perbedaan hub. atau pengaruh antar variabel. Rumusan hipotesis nol sebagai berikut.
a. Tidak ada perbedaan antara ... dan ...
b. Tidak ada pengaruh ... terhadap ...
2. Hipotesis Alternatif (Ha)
Hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan hub. atau pengaruh antarbariabel (kebalikan dari hipotesis nol). Rumusan hipotesis alternatif yaitu sebagai berikut
a. Jika.. maka ...
b. Adanya perbedaan antara ... dan ...
c. Ada pengaruh ... terhadap ...

C. Teknik Pengumpulan Data Geografi
1. Observasi langasung

    Teknik observasi langusng adalah pengumpulan data melalui pengamatan dan pencatatan gejala pada objek yan berada di tempat kejadian. Syarat dalam menggunakan metode observasi antara lain sebagai berikut.
a. Metode observasi dapat dilakukan secara bebas.
b. Semakin banyak objek yang diamati, semakin sulit pengamatanya.
c. Observasi dilakukan secara cermat, jujur, dan objektif terhadap data yang relavan.
d. Sistem dan prosedur yang dilakukan berdasarkan panduan yang baku.
e. Pengamat harus mamahami apa yang akan diactat dan dikumpulkan
    Pencatatan hasil obesrvasidilakukan dengan mengisi formulir yang telah disediakan. Tujuan memakai formulir pencatatan yaitu sebagai berikut.
a. Memudahkann dalam merekam kejadian, proses dan gejala sosial.
b. Mencatat segala kejadian dan proses di lapangan
c. Membantu menguantkan data lain yang terkumpul.
d. Menjaga agar hasil pengamatan mudah diketahui pihak lain
e. Dapat diformulasikan kembali sehingga dapat menggambarkan suatu kejadian.
2. Observasi Tidak Langsung
Teknik observasi tidak langsung adalah pengumpulan data melalui pengamatan dan pencatatan gejala pada objek penelitian secara tidak langsung.
3. Wawancara

    Wawaancaraadalah pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan kepada responden secara langusng. Berdasarkan sifat pertanyaan, wawancara dibedakan menjadi sebagai berikut.
a. Wawancara terpimpin
 Wawanjara ini dilakukan dengan membuat pertanyaan sebelum dilakukannya wawancara.
b. Wawancara tidak terpimpin
Qawancara ini diperuntukkan untuk peneliti yang sudah terbiasa mengajukan pertanyaaan dan bertemu siapa saja, sehingga tidak memerlukan catatan pertanyaan.
c. Wawamcara bebeas terpimpin
Wawancara ini dilakukan dengan  membacapertanyaan yang telah dibuat sambil menanyakan lebih dalam untuk mendapatkan data penelitian.
4. Kuesioner/Angket
    Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada responden sehubungan dengan penelitian. Pada umummnya kuesioner terdiri dari 3 bagian, yaitu sebagai berikut.
a. Pertanyaan tentang fakta
 Pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui kondisi responden, misalnya umur, jenis kelamin, gaji bulanan, dsb
b. Pertanyaan tentang pendapat
 Pertanyaan tentang pendapat ada dua pendekatan, yaitu sebagai berikut.
1) Melihat persentase setuju/tidak setuju
2) Melihat sikap responden
c. Pertanyaan tentang persepsi
Menilai perilakunya sendiri dalam hubungan dengan orang lain atau lingkungannya, misalnya responden diminta saran atau masukan untuk perkembangan sebuah instansi.

Ada beberapa pedoman untuk membuat pertanyaan pada angket, yaitu sebagai berikut.
a. Perlu kata pengantar yang berisi tujuan dan harapan peneliti.
b. Pertanyaan dimulai dari yang mudah ke pertanyaan yang sulit.
c. Bahasa dan kata-kata yang digunakan mudah dipahami
d. Setiap pertanyaan menanyakan satu hal.
e. Pertanyaan harus dihindarkan dari praduga yang belum tentu benar.
f. Pertanyaan harus dihindarkan dari hal-hal yang menyangkut harga diri dan bersifat pribadi.
g. Pertanyaan harus dihindarkan dari pengertian ganda.
5. Studi Dokumenter
    Teknik studi dokumenter adalah pengumpulan data dengan menggunakan sumber dokumen tertulis berhubungan dengan masalah penelitian, misalnya dari sumber dokumen, buku, koran, dan majalah.
6. Studi Pustaka
    Studi pustaka merupakan teknik pengumpulan data dengan mengkaji berbagai teori, prinsip, konsep, dan hukum-hukum yang berlaku dalam ilmu geografi.
7. Interpretasi Foto Udara
Foto udara merupakan gambaran permukaan bumi sebagai hasil pemotretan dari pesawat terbang.

D. Teknik Analisis Data Geografi

Langkah selanjutnya dalam merancang penelitian sosial adalah ,menentukan teknik pengolahan datanya. Langkah yang dilakukan setelah data terkumpul adalah sebagai berikut.
1. Mengedit Data
    Mengedit data yaitu penelitian kembali data yang telah di kumpulkan dengan menilai apakah data yang telah dikumpulkan tersebut cukup baik atau relavan untuk di proses atau diolah lebih lanjut
2. Pengkodean (Coding)
    Pengkodean dilakukan untuk menyederhanakan jawaban responden, juga memudahkan mengolah data melalui software pengolah data statistik.
3. Tabulasi Data
    Setelah kita melakukan proses coding dan menghitung frekuensinya, maka langkah berikutnya adalah melakukan tabulasi. Tabulasi adalah proses penyusunan dan analisis data dalam bentuk tabel.

E. Publikasi Hasil Penelitian Geografi
    Bagaimana cara membuat susunan laporan penelitian ? Syarat apa saja yang harus di penuhi dalam penulisan laopran?
    Secara lengkap susunan/format dalam menyajikan laporan penelitian atau sebuah karya tulis adalah sebagai berikut.

1. Bagian Pembukaan
Bagian pembukaan meliputi sebagai berikut.
a. Judul penelitian/karya tulis.
b. Halaman pengesahan (kepala sekolah).
c. Halaman persetujuan (guru pembimbing)
d. Halaman persembahan dan moto (apabila perlu).
e. Kata pengantar.
f. Abstrak.
g. Daftar isi.
h. Daftar gambar.
i. Daftar tabel.
j. Dftar lampiran.

2. Bagian isi
Bagian isi meliputi sebagai berikut.
- Bab I Pendahuluan
    A. Latar belakang penelitian/masalah.
    B. Identifikasi masalah.
    C. Maksud dan tujuan penelitian.
    D. Manfaat penelitian.
- Bab II Landasan Teori
    A. Telah pustaka.
    B. Landasan teoritik.
    C. Hipotesis
- Bab III Metodologi Penelitian
    A. Identitas variabel.
    B. Populasi dan penentuan sampel penelitian.
    C. Metode pengumpulan data.
    D. Model analisis dan teknik analisis (apabila menggunakan statistik)
- Bab IV Analisis Data
    A. Latar belakang objek penelitian.
    B. Analisis data.

3. Bagian Penutup
Bagian penutup meliputi sebagai berikut.
- Bab V Kesimpulan dan Saran-saran
    A. Kesimpulan
    B. Saran-saran
- Daftar Pustaka
- Lampiran

Sumber refrensi:
Geografi sma x (peminatan)

Post a Comment

0 Comments